Sunday, August 23, 2015

Akhirnya Terbit Juga.... : Jaringan Komputer dan Data Jilid 1


Setelah laaaammmmaaaaa... ketak ketik, liat hasil tulisan, trus gak PD, trus ketak ketik lagi... Alhamdulillahi Rabbil Alamin..... Akhirnya buku kami siap cetak dan siap baca untuk dijadiin referensi belajar Jaringan Komputer dan Data...  ^____^
 
Bagi mahasiswa dan masyarakat umum, buku ini akan membantu memahami mengenai Jaringan Komputer dan apa yang terjadi saat data dikirim melalui layer Fisik sampai dengan Layer Network. Isi buku meliputi:
Bab I   Arsitektur Jaringan Komputer
Bab 2  Protokol Komunikasi
Bab 3  OSI dan TCP/IP
Bab 4  Pengodean Data
Bab 5  Sinkronisasi
Bab 6 Lapis Data Link
Bab 7  Multiple Access
Bab 8  Ethernet
Bab 9 Error Control dan Flow Control
Bab 10  Lapis Network



Monggo dipesan untuk yang berminat yaaahh... bisa Japri ke gue juga.

Dan untuk pemesanan pertama ini, dapatkan harga khusus potongan 20% khusus untuk pre-order (harga asli Rp 100.000) . Ketentuannya adalah sebagai berikut:
  1. Pre-order dapat dilakukan mulai tanggal 24 Agustus 2015 s/d 27 Agustus 2015.
  2. Pembayaran langsung dilakukan pada saat booking buku.
  3. Buku akan diberikan/ dikirimkan kepada pemesan pada minggu pertama September 2015

 


Ditunggu orderannya yaaah.. Terima kasih..

^Vd^

Monday, March 30, 2015

Tetap Makan Nasi atau Makan Singkong??

Mulai hari ini, Ridwan Kamil mencanangkan 1 hari tanpa nasi untuk warga Bandung. Jadi, di hari Senin, pemerintah menetapkan PNS boleh makan apapun selain nasi.  Niatnya adalah mengurangi jumlah konsumsi beras/ nasi. Seperti kita tahu sekarang, saat ini Indonesia sedang kekurangan stok beras. Dan itu artinya jika kebutuhan tidak berkurang, maka impor beras akan meningkat.

Ada diskusi menarik dan sekaligus menggelitik saat mendengarkan PR FM saat berangkat ke kantor tadi. Dr. Kunkun, pembicara yang merupakan seorang ahli gizi mempertanyakan kebijakan yang diambil Ridwan Kamil ini. Saat ini dunia Barat sedang menggalakkan makan nasi. Kenapa? Coz, pada beras/ nasi, selain karbohidrat juga terdapat jumlah asam amino  yang baik. Jika nasi dimakan dengan kombinasi kacang-kacangan maka akan tercipta jumlah asam amino yang tepat yang baik untuk tubuh. Dr. Kunkun juga mengatakan bahwa gizi yang seimbang dapat diperoleh dari makanan yang terdiri dari 1 sumber karbohidrat, 1 sumber protein hewani, 1 sumber protein nabati dan juga sayur-sayuran dalam jumlah yang cukup. Dr Kunkun menyebutkan bahwa jika nasi ini diganti dengan singkong, maka jumlah protein yang dikandung singkong adalah 1/3 dari yang terkandung di dalam nasi. Untuk memperoleh jumlah protein yang sesuai dengan kebutuhan, maka kita harus makan lebih banyak singkong. Dan itu artinya kita bisa kelebihan karbohidrat. Dr Kunkun juga membandingkan nasi dengan terigu. Nasi sebagai sumber karbohidrat yang sedikit mungkin proses pengolahannya akan menjadi sumber gula yang menyumbangkan sedikit saja nilai pada peningkatan gula darah (yang sangat diperhatikan oleh penderita diabetes mellitus). Hal ini jauh berbeda dengan roti yang terbuat dari terigu. Terigu yang mengalami proses yang lebih panjang daripada beras, akan meningkatkan gula darah secara signifikan. Selain itu, terigu kita impor dari luar. Tidak ada tanaman gandum di Indonesia. Dan jika mengganti nasi dengan gandum, maka tentu bukan pilihan bijak dari sisi penghematan devisa.

Dr. Kunkun juga mengatakan bahwa jika intinya adalah penghematan, maka makanan pokok berupa nasi sudah sangat hemat. Dengan nasi, cukup menambahkan tempe/ tahu (cukup salah satu). Proteinnya sudah baik. Untuk melengkapi, tambahkan sumber hewani dan juga sayur-sayuran. Jadi singkong atau jagung tidak cocok dijadikan makanan pokok. Hanya cocok dijadikan cemilan, saat tubuh dirasa kurang mendapat asupan dari makanan pokok.

Bahan makanan yang kandungannya mendekati nasi adalah kentang. Namun, jika masih ada pilihan tentu lebih baik makan nasi... ^___^  Jadi sungguh aneh juga jika pemerintah menyarankan kita makan nasi, padahal dunia barat justru sedang menganjurkan masyarakatnya untuk makan nasi.... ^______^. Tapi tetap, pilihan ada di tangan kita....

^Vd^

Wednesday, March 11, 2015

Chelsea Islan dan Bullying

Sempat sedih juga mendengar kasus video Chelsea Islan dan kaitannya dengan bullying. Bullying bukan hal yang remeh, bahkan akibat dari bullying kepada anak kecil dan remaja akan membentuk watak mereka menjadi tidak baik. Menurut hasil penelitian yang pernah gue baca, bullying pada anak akan membentuk watak mereka menjadi manusia yang tidak percaya diri, menjadikan jiwanya tidak sehat, bahkan mendendam. Dan perilaku bullying ini akan diwariskan lagi kepada generasi-generasi berikutnya.  

Sebagai anak daerah, selama sekolah gue tidak merasakan adanya bullying. Makanya gue surprise pas denger teman-teman yang sedari remaja tinggal di kota cerita bahwa mereka terbiasa dengan bullying. Ada yang cantik sedikit, diculik dan diperlakukan dengan tidak baik oleh teman-temannya yang tidak suka akan keberadaan mereka. Ada kesalahan sedikit, langsung kata-kata makian dan cemooh keluar dengan gampangnya. Senioritas dan gencet menggencet terjadi sering sekali. Kalau ditanya, mengapa mereka melakukan hal ini, jawabannya adalah : "dari dulu juga senior gue gitu koookk... biar tuh anak gak jadi songong, jadi perlu dicelaaa..."

Tidak sadarkah para pelaku bullying itu bahwa rantai ini harus diputus. Jangan diteruskan ke generasi berikutnya. Dan perlu disadari juga oleh para pelaku bullying, apakah hal yang mereka lakukan itu ada manfaatnya selain mencelakakan dan menyakiti orang lain.....

Anyway, saat ini gue dalam kecemasan. Apa yang akan terjadi nanti saat anak gue mulai beranjak dewasa. Apa perlu sekolahnya di kampung aja untuk menjaganya dari suasana bullying yang sama sekali tidak ada manfaatnya ini... (* feeling sad)


^Vd^

Monday, March 9, 2015

Hati-hati Menjaga TitipanNya

Pagi2, notification Whatsapp gue nyala. Ada image yang dikirim temen gue. Setelah terbuka, tampaklah gambar kaki diperban. Astaghfirullahaladziiiim... Anak temen gue, yang masuk SD pun belum, harus merasakan 40 jaitan di kakinya (Yaaa.... 40 jaitan!!!). Pasalnya adalah saat si Kakak yang saat itu lagi maenin treadmill tiba-tiba jatuh dan kena kaki si Dedek. Dan gak tau detailnya gimana, itu kaki nyelip di treadmill yang lagi nyala. Akhinya terpaksa kaki si Dedek mesti dijait.

Temen gue sampe nulis "Hati-hati menjaga titipanNya" . Kata-kata yang serius banget (biasanya dia gak pernah serius banget kayak gini). Makasih ya Mbaa.. udah ingetin gue untuk selalu hati-hati menjaga apa yang Allah titipkan pada kita. Ya suami yang kita cintai, anak-anak yang kita sayangi. Semuanya. Sebelum semua terlambat. Bantula ya Allah.. untuk selalu menjaga dan menyayangi mereka semua... amiin.. (*feeling religious)

Btw, semoga Dedek cepat sembuh, dan Mba diberi ketabahan dan kesabaran menghadapinya ya....


^Vd^

Tuesday, March 3, 2015

Kebun Binatang yang Menantang

Beberapa waktu lalu, gue, mas Tody dan Nashelle jalan-jalan ke kebun binatang Bandung. Berawal dari kebiasaan jalan-jalan pas weekend, trus mulai kehabisan tempat yang akan dikunjungi. Biasanya kalau weekend, jalan-jalannya ke toko buku atau ke mall. Mau jalan ke Lembang macetnya bukan main. Bisa habis 1 hari di jalan doang dan cuma dapat cape. Akhirnya dengan setengah hati, waktu itu kami memutuskan untuk ke kebun binatang. Kenapa kebun binatang?? Sebenernya karena Nashelle lagi suka banget liat binatang. Lihat gambarnya doang aja antusias banget. Apalagi liat binatang yang real. Suatu hari, pernah dari berdiri diam, dia tiba-tiba lari kencang banget sambil nunjuk-nunjuk, ternyata ngejar kucing tetangga. Yang paling serem adalah saat dia antusias liat kecoa. Aduuueeeehhhh....
Dan kenapa setengah hati?? karena hembusan gosip yang bilang kebun binatang Bandung gak banget. Jorok, trus binatangnya dikit. Pokonya gak worthed deeh. Yaaaaah... tapi karena Nashelle, ya sudahlah.. akhirnya berangkat juga kami menuju kebun binatang Bandung.

Kami sampai ke kebun binatang sekitar jam 10an. Parkirannya udah mulai rame. Sebelum masuk kebun binatang, kita harus bayar tiket masuk dulu per orang 20.000 rupiah. Karena Nashelle belum berumur 3 tahun, maka dia gak dikenakan biaya masuk :) 


Masuk dari gerbang, suasana hati mulai membaik. Ternyata gak seperti yang gue bayangin sebelumnya. Kebun binatangnya bersih. Adem karena banyak pohon-pohon gede. Pertama kami mengunjungi kandang aneka ragam burung. Nashelle langsung bengong ngeliat ada burung gede gitu dan berwarna warni. Lanjut jalan, lewat kandang orang utan. Waaaahhh disini Nashelle lebih antusias lagi! Trus ke kandang gajah. Nashelle langsung berseru :" Gaaa jaaaah....." Hahahaha... selama ini dia emang cuma liat dari tivi atau buku doang. Lihat gajah yang menggoyang-goyangkan badannya, Nashelle pun ikut bergoyang-goyang. Kocaak!!!

Ternyata ada banyak binatang loh disana (over excited karena ternyata lebih oke daripada yang gue bayangin). Beragam burung, monyet, orang utan, gajah, beruang, harimau, kambing gunung, rusa, kelelawar, unta, kuda poni, zebra, dan lain-lain. Ada juga beberapa yang umum kita temui, seperti ayam, sapi, kambing, dll.

Kenapa gue bilang 'menantang' di judul? karena lumayan luas... dan lumayan bikin kaki ngeras pegal... hihihihihii ^___^

Naaaahh di kandang lutung, si Nashelle dah  nunjuk-nunjuk aja tuh, sambil matanya liat ke kandang di sebelahnya... ^______^


 Naaaaaaahhh kalo foto berikutnya ini si Nashelle lagi nunjuk binatang paling langka niiihhhhh..... Hahahaha..

 
Foto lainnya ada di kamera euy, karena belum sempat pindah-pindahin, sayang sekali gak bisa diupload di sini.

Kesimpulannya ternyata kebun binatang Bandung juga tempat yang asyik untuk dikunjungi. Worthed lah pokona mah cek urang Bandung .. ^________________^


^Vd^

Tuesday, February 24, 2015

Makan Siang di Djoroe Masak

Hari Minggu kemarin, gak sengaja di akhir acara Weekend List di Net, ada foto Restoran Djoeroe Masak. Berhubung Weekend Listnya lagi jajal Bandung, gue carilah restoran itu di Mbah Gugel. Beberapa hasil review muncul, dan gue telaah satu-satu (tsaaaaahhhh).

Ternyata, restoran ini banyak yang tau dooonggg!! (kemana aja gue... kagak tau yaak). Kalau diliat dari reviewnya, restoran ini udah ada sejak 2012. Dari beberapa yang gue baca, bilang bahwa restoran ini oke banget. Suasananya hommy, pelayanannya cepat, makanannya enak, dan gak menguras kantong. Hmm... kayaknya patut dicoba nih...! Akhirnya cabcuslah kita ke jalan Veteran, Bandung.

Celingak celinguk kiri kanan, akhirnya keliatan plang kecil dengan tulisan 'DJOEROE MASAK'. Dan pas diperhatiin lagi, ternyata ada tulisan besar di depannya. Hampir gak keliatan karena latarnya daun-daunan gitu. Parkirannya gak begitu besar. Paling cuma masuk 5 mobil aja. Kalo parkiran penuh, paling kita parkir mobil di jalan, tar kalo ada yang mau keluar dan kehalangan mobil kita, paling petugasnya bakal nyamperin kita untuk minjem kunci mobil dan mindahin mobil kita. Jadi gak terlalu mengganggu... ^__^


Suasananya emang beneran enak... Gue memilih satu sudut bersofa.... Rasanya kayak kita lagi ada di ruang santai di rumah...

 Kalau liat ke arah luar dari sudut gue duduk, ini niiihhh.... Sebenernya secara keseluruhan ada 3 lantai. Dan semuanya suasananya emang oke banget.


Kalo dari segi pelayanannya menurut gue gak bisa dibilang cepat juga ya.. Hampir makan waktu sekitar 45 menitan sampai pesanan makanan datang (minuman datang duluan) . Kemarin itu jadi gak terlalu kerasa karena gue sambil nyuapin Nashelle. Dan dia antusias banget liat-liat foto beberapa binatang yang digantung di dinding. Jadi gue sampai mesti gendong dia sambil nyuapin. Lumayan kerasa juga, ngangkat Nashelle dengan berat 11 kg yang sibuk melonjak-lonjak sambil nunjuk foto-foto itu.

Akhirnya pesanan datang juga. Kita nyobain DJ's Nachos sebagai light mealnya.
Rasanya yummy, gurih banget plus ada keju meleleh di atasnya... ^___^

Makanannya gue pesan Beef Cordon Bleu.... Platingnya lucu. Isinya ada si cordon bluenya, kentang, sama salad. Steaknya lumayanlah.. tapi honestly, gue lebih suka steak-steak di Suis Butcher. Dan Mas Tody juga setuju. Saladnya seger banget, dikasih saus lemon yang ringan. Saladnya gue suka!!


Mas Tody pesan DJ's classic chicken steak. Lumayan juga rasanya, dan platingnya emang oke punya. (Nah.. ini gak sempat dipoto eeuyy... hehehehe)

Minumannya gue pesan Red Angel, isinya strawberri dan sirsak. Hmm.. seger banget. Gak terlalu manis, gue suka! natural banget...! Mas Tody pesan (apa yaah.. lupa namanya...) minuman yang isinya ice cream, syrup anggur dan potongan buah. Ini juga oke banget.. ! Seger..


Dari sisi harga, hmm.... so-so lah ya.. makanan berat rata-rata di 50ribuan, makanan ringannya di 25ribuan. Minuman mulai dari belasan ribu rupiah.

Jadi penilaian akhir dari gue adalah......:
Rasa makanan               :      7/10  (lumayan oke)
Rasa minuman               :      8/10  (fresh...!!)
Suasana                        :      9/10  (Asyik banget, pilih spot yang emang kita sukai)
Pelayanan                     :      7/10  ( kurang cepat, tapi ketolong juga sama pelayan yang nolongin pindahin     parkir)
Harga                           :      6/10  ( biasa aja. Kalau ngeliat steak trus bandingin harganya, prefer ke Suis Butcher )

^Vd^

Monday, December 29, 2014

Teori Relativitas

Hmmm... lihat judul ini, jadi inget pelajaran Fisika tentang teori relativitas Einstein...
Tapi bukan itu yang mau gue bahas.. Itu terlalu ilmiah dan keren.. Yang mau gue bahas, gak sekeren itu.. Hahahahaha...

Tar lagi tahun baru. 2015. Rasanya cepet banget bulan berjalan, tiba-tiba udah berganti tahun. Duluuuu.... pas masa-masa ABG (ceileeee), 1 tahun itu rasanya laaaammmmmaaa banget. Mungkin karena pada waktu itu gue pengen cepet gede, pengen cepet ngerasain gimana itu yang namanya kuliah, cepet keluar dari SMP, SMA yang kayaknya standar-standar ajah (daaann setelah gue lulus SMP, trus SMA, malah jadi kangen dan pengen balik ke masa itu lagi), cepet ngerasain suasana baru (karena masa sekolah gue kebanyakan dihabisin di Arga Makmur, Bengkulu Utara), dan rasanya kalo kuliah ke Bandung pasti seru banget, trus kepengen cepet-cepet lulus kuliah dan kerja, dapat duit sendiri, bisa beli apa yang kita mau tanpa nunggu uang jajan dari ortu....

Tapiii.. sumpah deh... sekarang-sekarang ini, tahun rasanya cepet banget berlalu. Tiba-tiba gue udah kepala 3, udah lewat quarter life crysis. Dan waktu rasanya ngebut banget jalannya. Rasanya baru kemaren heboh dengar petasan dan liat kembang api tahun baru, eh sekarang udah mau tahun baru lagi.  Dan masih banyak mimpi yang mau dikejar. Aduuuhhh.... kejar-kejaran dengan waktu.

Saat ini, setelah segala tugas koreksian ujian mahasiswa selesai dan nilai akhir sudah dikeluarkan, gue punya waktu untuk bengong sebentar (actually, sebenernya sih masih banyak yang harus dikerjain, apalagi dengan target-target yang udah seliweran di kepala. Tapi pliiiiiisssss deeeeehhh masa gak boleh bengong..??!!) Jadi mikir kenapa kok rasanya waktu cepat banget berlalu rasanya akhir-akhir ini. Apakah terlalu banyak yang dikerjakan sampe gak kerasa bahwa sudah 365 hari yang dihabiskan? Atau karena rutinitas yang dijalankan sekarang dan rasanya belum ada target yang begitu antusias pengen dicapai (seperti pas SMA dulu, dimana gue pengeeen banget cepet lulus, kuliah, trus kerja, trus bisa punya duit sndiri, trus bisa jalan-jalan pake duit sndiri, dll dll, bla bla bla). Tapiii rasanya gak juga. Kalau disuruh bikin daftar, gue bisa menuliskan setidaknya 10 hal yang menjadi target pencapaian. Atau malah karena terlalu banyak yang dikejar sehingga rasanya kehabisan waktu dan tiba-tiba sudah ganti tahun? I don't know.. mungkin emang sekali-sekali kita gak mikirin waktu yaah.. Bener-bener santai, gak ditarget apa-apa, let it flow aja gitu yaa.....


Bicara tentang mimpi, ada beberapa yang pengen gue jabanin niihh...
1. Pengen punya toko roti, rotinya kreasi sendiri. Gue bakal bikin macam-macam roti yang enak dan gak ngebosenin... ^____^
2. Pengen punya toko buku, yang isinya lengkap, trus interiornya gue bikin saaaangaaaat keren dan bikin nyaman orang-orang yang berkunjung ke toko buku gue itu...
 3. Lanjut S3 ke luar negeri.

Doain tercapai yaah... 
See U di tahun baruuu.. Preeeeettt  preeeeettt preeeeeett (*ceritanya lagi tiup terompet niih)   ^__^


^Vd^