'Love Psycho-Test'nya Pritha













Sebenarnya, novel ini udah gue lalap habis dalam itungan jam, sepulang dari kuliah umum Sabtu kemarin itu (biar 'nyambung', baca postingan sebelumnya yaa... -Kuliah Umum di Hari Sabtu-).
Bisan, penasaran kalo ceritanya ga langsung 'diabisin', hehehe.... Pengen baca lagi, baca lagi, baca lagi sampe akhirnya ga terasa udah sampe lembar terakhir novel, ada pose si Pritha yang lagi nyengir.. HUEHEHEHEHE.

Oke deh.. gue mulai ya... :

Novel ini diawali dengan cerita 4 sahabat pas mereka kuliah di Psikologi, sampe 2 orang dari 4 sahabat itu lulus kuliah dan punya cerita baru.

Alkisah, Bianca, Hana, Ellen dan Calissta adalah 4 bersahabat yang memulai persahabatannya karena kegiatan kuliah (biasalah, pas kuliah kan kelompok tugas gitu dibagi berdasarkan urutan presensi -Nomer Induk Mahasiswa-). Itulah awal kebersamaan mereka. 4 sahabat itu punya sifat yang berbeda-beda dan unik.. (uniknya gimana si Vid?? Mending baca novelnya biar detail yaaaa... ^_^) .


Hana adalah seorang yang 'serba sempurna' di mata temen-temennya. Cantik, pintar, dan punya pacar (yang kemudian menjadi tunangannya) yang keren. Aldi... seseorang yang juga ternyata terkait dengan masa lalu salah 1 dari 4 sahabat itu.
Hana memang sempurna, kalo saja dia tidak terlalu meributkan hal kecil dan seolah tidak bersyukur dengan apa yang telah dimilikinya....


Suatu hari Bianca datang dengan lembaran kertas berisi Love Psycho-Test (LPT), menemui Ellen dan membujuknya untuk menyerahkan ini kepada Hana. LPT, dengan daftar pertanyaan tuntuk mengetahui kadar cinta seseorang, yang akhirnya membuat hubungan Hana dan Aldi menjadi berantakan. Pendewasaan diri memang tidak selalu memilih jalan yang menyenangkan.


Hana baru menyadari betapa beruntungnya dia dengan segala yang dimilikinya.. Tapi penyesalan memang selalu datang terlambat kan... Pendewasaan dirinya harus ditebus dengan kehilangan seseorang yang sangat disayanginya.


Apakah ada kesempatan kedua agar bahagia itu menjadi sempurna?


Hmm... supaya lebih bermakna, temen-temen mesti cari tau sendiri jawabannya di novel ini.
Yang pasti, cinta hanya dapat dibuktikan oleh waktu. Persahabatan? tidak semua yang 'tampak' itu adalah yang sebenarnya kan... ;)


N.B:
Baca deh, ceritanya bener-bener ga terduga. Gue sempat kecele dengan endingnya... ^_^


^Vd^

Comments

Berang said…
Boleh pinjem ngga bukunya??
Syukur-syukur klo dikasih sih... :P

Jarang-jarangkan kamu itu berbaik hati... (hueekk hihihi..)
Vidy said…
to Kak Saurlin : Makasih.. ;p

to Een : Masa buku dikasih Pritha diminta ngasih lagi... Prithaaa... liat Een niyyy...!!! HAHAHAHA
sarche said…
Pritha, mau dunks buku nya (*loh kok mintanya disini yak hihihi)
Erik243936 said…
Wah Vidya, saya kira mau diceritai semua he he he, bikin penasaran aja nih

tukang nggame
Pritha Khalida said…
hehe tengkyu yah Bu, udah dibuatin resensinya. Love it!

Eh kalo ada yang mau beli bukunya tapi gak mau repot ke toko buku, bisa pesen langsung lhoo, dapet disc 10 % ;)

Popular Posts