Manis buatan atau manis beneran?

Memang lidah tak bertulang, jadi hati-hati dengan kata-kata...
Kalo melihat dari sisi kita sebagai objek, maka kita harus memilah mana oknum yang bisa dipercaya, mana yang manisnya cuma kalo lagi senang, mana yang senyumnya palsu, mana yang kata-katanya manis buatan (aaiiihhh...)

^___^

Anyway, jadi kayak cerita novel.. Hehehehehe...
Klise emang, tapi yah itulah kenyataannya.. Mau ada hubungan kerabat ataupun gak, tetap aja ada orang-orang yang manis di bibir aja. Di belakang kita, akan beda sekali.
Jadi, kalo ada yang bermanis-manis di depan, biarkan hatimu yang mendeteksi, apakah itu manis buatan yang membahayakan atau emang manis yang tulus..


Tetap saja ada yang gak pernah bisa berubah....

^Vd^

Comments

Popular Posts